Rasa sedih dan bingung orang tua karena kekhawatiran putra ataub putrinya dirawat di rumah sakit akan semakin bertambah apabila anak stress dan takut apabila anak dibawa ke rumah sakit. Bayangan akan tempat yang sepi, ruang sepi, harus tidur sendiri, dan kekhawatiran lain yang membuat anak takut. Rasa takut yang berlebihan pada akhirnya akan memperburuk kondisi kesehatan anak. Oleh karena itu, upaya untuk mengurangi dan menghilangkan rasa takut anak menjadi hal penting yang harus kita upayakan.
Tips dibawah ini dapat dilakukan agar anak berani dan mau ke rumah sakit.
Tips dibawah ini dapat dilakukan agar anak berani dan mau ke rumah sakit.
- Siapkan mental anak terlebih dahulu dengan penjelasan penjelasan penting yang berhubungan dengan alasan yang harus membawanya ke rumah sakit, kondisi penyakit, dan sikap pengobatan serta manfaat yang didapat dengan berobat ke rumah sakit.
- Tawarkan kepadas anak untuk membawa mainan sederhana kesukaannya seperti boneka atau mobil- mobilan dan tentu saja dengan seijin dokter selama proses penyembuhan. Mainan tersebut dapat di gunakan untuk mengusir kebosanan.
- Jelaskan pada anak bahwa tempat yang dituju akan sangat menyenangkan. Mialnya dokter dan perawat yang ramah dan baik, orang tua diperbolehkan mendampingi anak, tempatnya bernuansa ceria serta dilengkapi dengan tempat bermain sederhana, dan lain lain.
- Jika memungkinkan komunikasikan rasa takut yang dimiliki anak kepada perawat atau dokter sebelumnya. Sehingga diharapkan mereka dapat melakukan perawatan serta pemeriksaan dengan pendekatan yang menyenangkan.
- Pada dasarnya anak yang sedang sakit sangat membutuhkan motivasi dan dukungan moril. oleh karena itu , kehadiran orang orang terdekat akan sangat berarti bagi anak , jelaskan kepada anak bahwa mereka akan selalu mendampingi di rumah sakit.
- Bersabarlah jika menghadapai perilaku anak yang agak rewel dan mudah menangis. saat seperti itu agak tidak tepat apabila menuntut anak berperilaku seperti orang dewasa.
