Rabu, 26 Desember 2012

Bolehkah menghukum anak ????????

"Menerapkan Hukuman Yang Efektif "


Apakah kita termasuk orang tua yang cenderung memukul anak-anak ketika mereka melakukan perilaku buruk? jika jawabannya iya, maka kita kita cenderung menghentikan mereka pada tingkat perkembangan moral yang paling rendah. karena anak -anak akan akan cenderung hanya berniat menghindari hukuman karena takut, bukannya melakukan apa yang baik atau benar.

Berikut beberapa prinsip dasar yang perlu di ketahui oleh para orang tua dalam menerapkan hukuman  yang mana bertujuan agar hukuman menjadi efektif  untuk mengubah perilaku putra putri untuk menjadi lebih baik.
a. Sudah disepakati sebelumnya
    peraturan yang baik adalah peraturan yang sudah di bicarakan dan di sepakati terlebih dahulu.tentunya
    juga sudah di diskusikan sanksi atau hukuman apa yg akan di berikan jika peraturan di langgar.hal ini
   dapat mengajarkan anak untuk bertanggung jawab atas perilakunya sendiri.
b.Hukuman sebaiknya berisi penetapan kontraktual dan spesifik dan jelas .hukum yang di berikan mengikuti
   pola  " setelah kamu melakukan x maka kamu boleh melakukan y" . peraturan ini mempunyai efek yang
   sangat kuat terhadap perilaku karena memberikan dorongan.
c. Reward n punishment ( hadiah dan hukuman )
    prinsipnya jika ada sanksi maka ada reaksi .jika perilaku yg baik di tambah dengan hadiah maka akan
    menjadi lebih kuat. sedangkan perilaku yang buruk di beri hukuman,diharapkan  perilaku tersebut tidak
    terulang lagi.
d. pengabaian sebagai bentuk hukuman teringan . pengabaian akan menumbuhkan perasaan tidak enak
    akibat ketidak pedulian orang disekitarnya.dengan begitu anak sadar bahwa dirinya telah melakukan
    kesalahan.
Perlu dipahami orang tua, bahwa yang harus disalahkan adalah perilakunya .pribadi anak sebagai " pelaku"
harus tetap memperoleh predikat baik. dengan demikian . anak akan merasa memperoleh kepercayaan bahwa di lain waktu mereka masih bisa memperbaiki kesalahan, semoga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar